PPAD
KesehatanSerba-serbiTips

Ahli Gizi UNAIR Bagi 4 Tips Atasi Kolesterol Tinggi Saat Idul Adha

PPAD Prosperity— Mayoritas umat muslim mengkonsumsi daging saat Hari Raya Idul Adha. Namun, mesti diingat batasan mengkonsumsi berbagai olahan daging agar kolesterol tidak meninggi. Berkaitan dengan hal itu, ahli gizi Universitas Airlangga (UNAIR) Lailatul Muniroh SKM MKes membagikan tips mengatasi kadar kolesterol tinggi saat Idul Adha.

Ia mengatakan, konsumsi daging berlemak secara berlebihan selama Idul Adha berpotensi meningkatkan kolesterol darah. “Perlu dilakukan langkah preventif dan beberapa hal agar dapat menurunkan kolesterol setelah Idul Adha,” ungkap ahli gizi UNAIR Lailatul Muniroh SKM MKes sebagaimana dikutip dari laman unair.ac.id.

Langkah preventif yang dapat dilakukan adalah dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang tinggi serat seperti strawberry, pisang, pir, apel, jeruk, wortel, dan brokoli. “Serat dapat melarutkan kolesterol jahat,” tuturnya.

Setelah Idul Adha, Lail juga menganjurkan untuk memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat. Mengkonsumsi lebih banyak sayur dari jenis kacang-kacangan seperti kacang polong dan buncis yang banyak mengandung serat larut, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

“Selain itu mengkonsumsi kacang-kacangan yang rendah lemak seperti almond, walnut yang dapat mengurangi kadar kolesterol jahat,” terangnya.

Langkah preventif selanjutnya adalah menghindari makanan lemak tinggi. Pilihlah makanan yang rendah lemak seperti ikan, ayam, daging sapi tanpa lemak, putih telur, tahu tempe, dan sebagainya.

“Kurangi juga mengolah makanan dengan menggoreng menggunakan minyak goreng,” ungkapnya.

Setelah Idul Adha, sebaiknya mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan membatasi makanan cepat saji. “Pilihlah minyak sehat seperti minyak zaitun untuk menggantikan mentega dan minyak goreng,” jelasnya.

Langkah terakhir yang dapat dilakukan adalah dengan sarapan oatmeal. Oatmeal kaya akan nutrisi sekaligus sumber serat larut yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Oatmeal juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung. “Selain itu, rutin berolahraga juga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat,” ungkapnya.***unairnews/din

Related posts

Kecenderungan Post Power Syndrome

adminppad

Film “Timur” tentang Persaudaraan dan Kisah Nyata Operasi Mapenduma di Papua

admin

Hal-Hal Wajib Dilakukan Lansia Menurut Menkes Budi

admin

Jangan Takut Konsumsi Daging Kambing, Kandungan Kolesterolnya Lebih Rendah daripada Ayam

admin

Kenali Kelompok yang Berisiko Tinggi Tertular TBC

admin

Mayjen Purn Prijanto: Pengabdian Purnawirawan Tegak Lurus pada Negara Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945

admin

Leave a Comment