PPAD
Berita Terkini

Status Siaga 3 Apa Artinya? Ini Penjelasan Kapuspen TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah

PPAD Prosperity-— Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan soal status siaga 3 yang sedang diterapkan jajaran TNI saat ini.

Menurut Aulia, status siaga 3 merupakan tahapan di mana setiap satuan memastikan seluruh operasional tempur dalam keadaan siap.

“Perlu saya sampaikan bahwa status siaga 3 merupakan bagian dari kesiapan satuan TNI dalam memelihara kesiapsiagaan operasional,” kata Aulia kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Upaya memelihara kesiapsiagaan itu dilakukan dengan cara memeriksa kesiapan personel, satuan satuan tertentu di TNI hingga alat utama sistem senjata (alutsista).

“Namun dalam pelaksanaannya, prajurit TNI tetap dapat melaksanakan kegiatan kedinasan di satuan seperti biasa sesuai tugas dan tanggung jawabnya masing-masing,” ucap Aulia.

Aulia pun tidak menjelaskan alasan penerapan siaga 3 tersebut. Dia juga tidak menjelaskan hingga kapan status siaga 3 tersebut akan diterapkan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan saat ini jajaran TNI AD menerapkan pengamanan siaga 3 setelah sebelumnya menerapkan siaga 1 sesuai dengan telegram Panglima TNI.

Penerapan konsep siaga 3 itu dilakukan untuk memperkuat kesiapan pasukan untuk mengamankan wilayah di masa Lebaran.

“Kita melaksanakan kegiatan siaga 3 karena juga kita akan melaksanakan kegiatan Idul Fitri,” kata Donny saat bertemu awak media di Mabes TNI AD, Kamis (12/3).

Menurut Donny, penerapan siaga 1 ataupun 3 oleh TNI AD tidak untuk merespons situasi konflik atau gelombang peperangan di wilayah manapun.

Sejak awal, penerapan siaga 1 hanya untuk memeriksa kelengkapan alat utama sistem senjata dan kesiapan seluruh elemen prajurit. Hal tersebut sempat dilakukan melalui apel gelar pasukan yang digelar di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).

Setelah masa siaga 1 selesai, kata Donny, barulah TNI AD mengerahkan personel untuk melakukan penjagaan selama Idul Fitri.

“Jadi, eskalasi diturunkan jadi siaga 3. Demikian untuk kita menghadapi rencana kegiatan Idul Fitri,” jelas Donny.

Donny melanjutkan saat ini personel TNI AD telah dikerahkan untuk menjaga beberapa obyek vital negara selama bulan suci Ramadhan.

Personel juga telah ditempatkan di beberapa titik keramaian untuk memastikan masa mudik dan libur Lebaran 2026 berjalan kondusif dan aman. (Antara)

Related posts

Total Korban Meninggal Dunia Bencana Sumatra 1.016 Jiwa, 212 Masih Hilang

admin

TNI Teguhkan Komitmen dan Kesetiaan kepada Ideologi Negara

admin

Mudik Bersama 1206 Personel Mabesad

admin

Stafsus Menhan Lenis Kogoya Minta TPNPB Hentikan Kekerasan dan Ancaman pada Masyarakat Papua

admin

Indonesia Raih Juara Umum Kejuaraan Taekwondo Piala Kasad 2024

admin

Prajurit Buaya Putih Kostrad Berikan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Papua

admin

Leave a Comment