PPAD
Berita Mabes ADBerita Terkini

Inovasi: ‘Nikuba’ dari Kodam III Siliwangi Menarik Minat Pabrikan Otomotif Italia

PPAD Prosperity— Nikuba merupakan akronim dari ‘Niku Banyu’ atau ‘Ini Air’ yang dapat mengkonversi air melalui sistem pemisahan hidrogen dan oksigen pada kandungan air yang telah dielektrolisa menjadi hidrogen yang digunakan sebagai bahan bakar.

Aryanto Misel (67) melalui inovasinya bersama Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo S.I.P., menggagas Nikuba yang dapat mengubah air menjadi energi mesin pembakaran dalam Internal Combustion Engine (ICE) di kendaraan.

“Nikuba ini memiliki fungsi memisahkan antara hidrogen (H2) dan oksigen (O2) yang terkandung di dalam air (H2O). Hidrogen yang telah terpisah kemudian dialirkan ke dalam ruang pembakaran dari mesin kendaraan bermotor,” ujar Aryanto Misel di Lemahabang, Kab. Cirebon saat dikonfirmasi melalui seluler.

Nikuba dalam prosesnya berhasil terus disempurnakan sehingga lebih efisien saat digunakan untuk kendaraan dengan kemungkinan bisa menghemat 100% bahan bakar minyak.

Sementara itu, kolaborasi dan komitmen terhadap inovasi nikuba terus berjalan dengan baik melalui rangkaian beberapa model uji coba. Banyak sepeda motor Babinsa Kodam III/Siliwangi yang telah operasional dengan Nikuba. Dari hal tersebut didapatkan data-data untuk terus dilakukan penyempurnaan terhadap inovasi tersebut.

Nikuba pada berbagai event dan kesempatan terus ditampilkan melalui berbagai ragam pameran atas inisiasi Pangdam III/Siliwangi untuk mendapatkan input dalam rangka penyempurnaan sebagai sebuah karya teknologi yang dimungkinkan dapat dikembangkan untuk energi masa depan.

Beberapa waktu yang lalu, Nikuba secara mengejutkan mendapatkan atensi dari salah satu pabrikan otomotif terkemuka di Eropa dengan survei langsung ke Cirebon. Diskusi panjang dilakukan terkait inovasi tersebut untuk membuka lebih luas terkait teknis kerja Nikuba.

Tindak lanjut dari kunjungan tersebut, Nikuba mendapat kesempatan untuk dipresentasikan pada beberapa pabrikan otomotif Italia. Pangdam III/Slw bersama Aryanto menyiapkan tim yang terdiri dari Sumardi Dadang dan Immanuel Hutapea berangkat ke Milan.

Terkait hal tersebut, Mayjen TNI Kunto mengatakan bahwa di tengah situasi yang ada, inovasi tersebut merupakan sebuah peluang untuk mengembangkan teknologi yang tidak ada hentinya dan akan terus berkembang. Berbagai peluang terhadap sumber energi baru, sekecil apapun mesti terus dikembangkan.

“Tiba saatnya Nikuba sebagai alternatif solutif akan mencoba terbang untuk dipresentasikan pada dunia. Meski memerlukan proses, namun ide, tindakan, komitmen dan keyakinan terhadap Nikuba sebagai alternatif energi terbarukan dapat menjadi peluang di masa yang akan datang,” tutur Mayjen Kunto. (Dispenad)

Related posts

Ancaman Krisis Pangan di Depan Mata, Indonesia Dorong Kesiapsiagaan Wilayah ASEAN

admin

Lulusan Seskoad harus Kuasai Public Speaking dan Jago Nulis!

admin

Manfaatkan 1.000 Hektare Lahan Tidur TNI AD, Wakasad : Ini untuk Menyejahterakan Masyarakat

admin

Hindari PMK, Perketat Budi Daya Sapi dengan Biosecurity

admin

Ancam Ketahanan Pangan dan Air, BMKG: Tak Bisa hanya Diselesaikan Lewat Seminar dan Meeting

admin

B20 Investment Forum, Ini Strategi MIND ID Mendorong Ekosistem Kendaraan Listrik

admin

Leave a Comment