PPAD Prosperity— Tentara Nasional Indonesia bersama tim gabungan lainnya terus berjuang menangani kebakaran hutan dan lahan di berbagai lokasi di Indonesia. Berbagai upaya dilakukan agar karhutla bisa segera padam. Salah satunya melalui upaya operasi modifikasi cuaca (OMC).
Seperti yang baru dilakukan, TNI bersama tim gabungan terus mengintensifkan dukungan logistik OMC untuk mempercepat penanganan karhutla serta mengurangi dampak kabut asap. Pengiriman dilakukan dari Posko Operasi Modifikasi Cuaca Penanganan Karhutla di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2026).
Sebanyak 23 ton garam semai (NaCl) dikirim menggunakan pesawat Hercules C-130 TNI AU dengan nomor registrasi A-1320. Pengiriman ini mendukung pelaksanaan penyemaian awan di dua wilayah sasaran, yakni Palembang dan Banjarmasin.
Dari total muatan tersebut, sebanyak 13 ton garam semai dikirim ke Palembang, sedangkan 10 ton lainnya dialokasikan untuk Banjarmasin. Upaya ini dilakukan untuk mendukung pembentukan awan hujan melalui operasi modifikasi cuaca di wilayah terdampak Karhutla.
Pengerahan Alutsista udara dan dukungan logistik ini merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung percepatan penanganan Karhutla sesuai instruksi Presiden. Upaya tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan dan terpadu bersama instansi terkait guna membantu mengatasi Karhutla. (Puspen TNI)
Caption: Bersiap melakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Palembang dan Banjarmasin, Rabu (28/10/2026)/Foto: Puspen TNI

