PPAD Prosperity— Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-23 pada Kamis (6/8/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan organisasi purnawirawan TNI AD untuk menegaskan komitmennya dalam menjaga persatuan bangsa, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta mendukung program pemerintah yang konstitusional.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPAD Mayjen TNI (Purn.) Dr. Komaruddin Simanjuntak mengatakan, selama 23 tahun perjalanan organisasi, PPAD terus berupaya menjadi kekuatan moral bangsa melalui kontribusi pemikiran, pengalaman, dan pengabdian para purnawirawan TNI AD.
“Hari ulang tahun ke-23 ini menjadi pengingat bahwa pengabdian seorang prajurit tidak berhenti ketika memasuki masa purnatugas. Semangat Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI tetap menjadi pedoman moral sehingga para purnawirawan TNI AD senantiasa siap memberikan sumbangsih pemikiran, pengalaman, dan keteladanan bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.

PPAD lahir pada 2003 di tengah dinamika awal era Reformasi, ketika Indonesia memasuki babak baru demokrasi yang ditandai dengan berbagai perubahan mendasar, termasuk berakhirnya Dwifungsi ABRI, penghapusan Fraksi ABRI di DPR/MPR, dan penataan kembali peran TNI sebagai alat pertahanan negara yang profesional.
Dalam situasi tersebut, para purnawirawan TNI AD membentuk PPAD sebagai organisasi kemasyarakatan yang menghimpun potensi, pengalaman, dan pemikiran para purnawirawan. Organisasi ini menjadi wadah penyampaian pandangan, saran, dan masukan secara bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi tanpa terlibat dalam politik praktis.
Sejak berdiri, PPAD berkomitmen menjalankan organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dengan mendukung kebijakan pemerintah yang sah dan konstitusional serta dihasilkan melalui mekanisme demokrasi.
Selama lebih dari dua dekade, PPAD telah melaksanakan berbagai kegiatan di tingkat pusat maupun daerah yang berfokus pada penguatan nilai-nilai kebangsaan, pembinaan jiwa korsa, peningkatan kesejahteraan anggota, pengabdian kepada masyarakat, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.
Menurut Plt Ketua Umum PPAD, tantangan bangsa saat ini jauh berbeda dibandingkan dua dekade lalu. Dinamika geopolitik, perkembangan teknologi, tantangan ekonomi global, ancaman terhadap persatuan bangsa, hingga maraknya disinformasi dan polarisasi sosial membutuhkan sinergi seluruh elemen bangsa.

“Seluruh program dan aktivitas PPAD harus selaras dengan visi dan misi Pemerintah Republik Indonesia dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur. PPAD akan tetap konsisten menjadi mitra strategis pemerintah melalui pemikiran, pengalaman, dan masukan yang konstruktif demi kepentingan nasional,” katanya.
PPAD juga menyoroti pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan dalam konferensi pers pada 5 Agustus 2026 yang didampingi Panglima TNI, Kapolri, Kepala Badan Intelijen Negara, dan Jaksa Agung. Dalam pernyataan tersebut ditegaskan bahwa stabilitas politik dan keamanan nasional menjadi prasyarat utama keberhasilan pembangunan.
Menanggapi hal itu, PPAD menilai stabilitas nasional hanya dapat terwujud apabila seluruh komponen bangsa menjaga persatuan, menghormati konstitusi, mengedepankan dialog, serta mendukung program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, PPAD mengajak seluruh anggotanya di berbagai daerah untuk menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat, memperkuat wawasan kebangsaan, menjaga semangat persaudaraan, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Puncak peringatan HUT ke-23 PPAD digelar melalui acara syukuran di Kantor Pusat PPAD, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Badan Pembina Pusat (Batimpus) Jenderal TNI (Purn.) Agustadi Sasongko Purnomo, Wakil Ketua Batimpus Letjen TNI (Purn.) Kiki Syahnakri, para sesepuh, anggota Batimpus, penasihat, Ketua Paguyuban Angkatan, Pengurus Pusat PPAD, Ketua Purnawirawan KOWAD, HIPAKAD, P3AD, serta sejumlah undangan lainnya. Jumlah peserta yang hadir bahkan disebut melebihi daftar undangan yang telah disiapkan.

Selain di tingkat pusat, peringatan HUT ke-23 PPAD juga dilaksanakan secara serentak oleh Pengurus Daerah, Pengurus Cabang, hingga Pengurus Anak Cabang di seluruh Indonesia sesuai kondisi dan kearifan lokal masing-masing. Berbagai kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat kebersamaan di kalangan anggota.
Dalam kesempatan tersebut Plt Ketum PPAD juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh anggota PPAD di mana pun berada atas dedikasi, loyalitas, dan kontribusinya dalam membesarkan organisasi selama ini.
“Penghargaan yang sama saya sampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, khususnya TNI Angkatan Darat, PPLVRI,PEPABRI,PPAL,PPAU,PP POLRI Polri, serta seluruh komponen bangsa yang selama ini telah menjalin hubungan baik dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas serta pengabdian PPAD,” ucap Komaruddin.

Menutup pernyataannya, Plt Ketua Umum PPAD mengajak seluruh purnawirawan TNI AD tetap tenang menghadapi berbagai tantangan bangsa.
“Selama pengabdian, para purnawirawan TNI AD belajar bahwa dari situasi paling genting sekalipun pasti ada masanya untuk berakhir. Kegelisahan saat ini adalah ujian bagi ketangguhan mental bangsa kita. Tetaplah tenang dan saling menjaga di tengah masyarakat, karena kekuatan terbesar NKRI selalu ada pada persatuan rakyatnya,” ujarnya.***

