PPAD
Berita Terkini

Pangdam Radin Inten: TNI Rampungkan Sejumlah Jembatan untuk Transportasi dan Penguatan Pangan Lampung

PPAD Prosperity— Kodam XXI/Radin Inten menyatakan jajaran TNI AD terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur jembatan dan inovasi ketahanan pangan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pelosok Provinsi Lampung.

​”TNI berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi nyata, baik melalui pembangunan akses transportasi maupun penguatan sektor pangan,” kata Panglima Kodam (Pangdam) XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, di Bandarlampung, Senin, (13/4/2026).

​Ia memaparkan bahwa jajaran Kodam XXI/Radin Inten telah berhasil merampungkan sejumlah proyek jembatan strategis dengan durasi pengerjaan yang efisien.

“Salah satunya yakni Jembatan Sukoharjo, Pringsewu yang diselesaikan dalam waktu satu bulan, serta Jembatan Kulumbayan yang tuntas hanya dalam tujuh hari,” kata dia, dikutip dari Antara.

​Menurut Pangdam Radin Inten itu, saat ini pihaknya juga tengah mengebut pembangunan dua jembatan tambahan, termasuk di kawasan Way Hulu, Kabupaten Lampung Selatan.

“Pembangunan ini difokuskan untuk membuka keterisolasian antar-desa serta mempermudah akses pendidikan bagi anak sekolah dan jalur distribusi hasil bumi. Akses infrastruktur yang baik merupakan kunci penggerak ekonomi desa, sehingga apabila distribusi lancar, kesejahteraan warga otomatis akan meningkat,” katanya.

​Selain infrastruktur fisik, Mayjen TNI Kristomei menekankan pentingnya terobosan di sektor pertanian. Saat ini, TNI AD tengah berkolaborasi dengan akademisi untuk melakukan riset varietas padi unggul yang lebih produktif.

​”Kami juga menggandeng profesor dari salah satu universitas di Salatiga untuk memastikan program ketahanan pangan ini berbasis riset yang kuat.

Menurutnya, riset tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan produktivitas gabah mencapai 10 hingga 15 ton per hektare. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan rata-rata panen masyarakat saat ini yang masih berada di kisaran 5 hingga 7 ton per hektare,.

“Jika potensi 15 ton per hektar ini tercapai, Lampung akan menjadi lumbung pangan yang sangat kuat,” urai Pangdam.

​Ia menambahkan bahwa keterlibatan TNI dalam urusan pangan dan infrastruktur merupakan upaya preventif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah sebab stabilitas nasional sangat bergantung pada terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat.

“Maka dari itu kami minta seluruh prajurit di lapangan untuk bekerja secara profesional dan menjaga integritas dengan tidak menerima imbalan dalam bentuk apa pun dari masyarakat,” kata dia. (Sumber: Antara)

Related posts

Panglima Minta Jajaran Kostrad Persiapkan Diri Hadapi Konflik Global

admin

“Separuh Napas” di Bundaran HI

admin

Empat KKB Anak Buah Elkius Kobak Ditangkap di Dekai

admin

Salam Wirotama dan Mie Gomak, Kenangan Sersan Nainggolan dan Jenderal Doni Monardo

admin

Komut MIND.ID Ajak Jajaran BUMN Tambang “Studi Banding” Program Citarum Harum

admin

PPAD – Perhutani, Kerjasama Agroforestry

admin

Leave a Comment