PPAD Prosperity— Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakasad Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa meninjau Yonif TP 834/Wakanga Mere di Kabupaten Nagekeo serta sejumlah wilayah yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026).
Sebagaimana diketahui, gempa bumi berkekuatan M7.7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Berdasarkan data sementara jumlah korban meninggal mencapai 71 orang, 284 orang luka berat, 475 orang luka ringan. Total warga terdampak mencapai 1.915.194 orang. Titik pengungsian tersebar di 416 tempat.

Dikutip dari keterangan Puspen TNI, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi satuan TNI dan masyarakat di wilayah terdampak, sekaligus memastikan kehadiran TNI dalam membantu penanganan bencana. Langkah ini menjadi bagian dari upaya TNI dalam mengoptimalkan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam penanganan bencana, TNI terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait, terutama dalam mendukung evakuasi, distribusi bantuan, dan pemulihan kondisi masyarakat.
TNI akan terus mengoptimalkan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk membantu penanganan dampak bencana, sehingga masyarakat dapat segera bangkit dan kembali menjalankan aktivitas secara normal. (*)
***Foto: Puspen TNI

